Gadis kecil dalam lorong
Di lorong sunyi gadis kecil berjalan gontai
Menyeret kaki kanan bersimbah darah
Bekas luka menganga terperosot dalam parit
Menyisakan gumpalan darah beku menghitam
Menyeret kaki kanan bersimbah darah
Bekas luka menganga terperosot dalam parit
Menyisakan gumpalan darah beku menghitam
Celana biru dibawah baju warna putih kusut
Robek hingga pangkal paha
Terkoyak rusak penuh paksa
Memaksakan kehendak merenggut hasrat
Pada gadis kecil malang di lorong gelap
Robek hingga pangkal paha
Terkoyak rusak penuh paksa
Memaksakan kehendak merenggut hasrat
Pada gadis kecil malang di lorong gelap
Tangisan terisak, menahan pilu
Raga terkoyak kesucian terenggut badan remuk, menahan sakit teriris hingga meringis
Hilang sudah masa depan gemilang berganti suram muram menghitam.
Hendak meregang nyawa tapi tiada guna.
Raga terkoyak kesucian terenggut badan remuk, menahan sakit teriris hingga meringis
Hilang sudah masa depan gemilang berganti suram muram menghitam.
Hendak meregang nyawa tapi tiada guna.
Dia terus berjalan karena sebuah keyakinan akan ada perubahan menatap masa depan.
Dia membulatkan tekad , sampah masih bisa di olah, dengan tekad untuk terus berubah.
Dia membulatkan tekad , sampah masih bisa di olah, dengan tekad untuk terus berubah.
Diseberang jalan lelaki bengis perut tambun
Menyirangai puas melepas hasrat
Puas melepas dahaga durjana merobek masa depan sang dara, tapi pria itu tidaklah sendiri
Diluar sana beribu keberingasan mengoyak sistem rapi menjadi mesin penghasil duit haram.
Menyirangai puas melepas hasrat
Puas melepas dahaga durjana merobek masa depan sang dara, tapi pria itu tidaklah sendiri
Diluar sana beribu keberingasan mengoyak sistem rapi menjadi mesin penghasil duit haram.
Mereka memeras para kuli panggul dan para mandor miskin, laksana menyedot darah tanpa sisa, membuat kemiskinan menjadi tontonan.
Ketika gadis kecil terus bangkit setelah pemerkosaan itu, tapi mampukah para kaum miskin hina berontak merobohkan si pria bengis tak bernurani, merubah sistem penghisapan manusia sesama manusia, mengurung mereka dalam rasa kesakitan penyesalan.
Tapi semangat sang gadis kecil patut jadi teladan, memberi asa segar dalam larut perjuangan.
Tantui 19 Januari 2017
Komentar
Posting Komentar