Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2014

Benarkah Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman AS ???

Masa lalu memang penuh misteri. Banyak orang meyakini bahwa Candi Borobudur sebagai peninggalan Dinasti Syailendra pada abad 8 masehi. Namun hal itu dibantah oleh KH. Fahmi Basya. Ahli matematika Islam ini meyakini bahwa Borobudur sangat terkait erat dengan sejarah Nabi Sulaiman. Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba’ seperti yang diceritakan dalam Al-Quran. Buku ini bukan karya sehari dua hari disusun. Tulisan ini sudah ditulis dengan sangat serius selama puluhan tahun; sejak tahun 1979 hingga 2012. Dalam buku ini penulis menjelaskan dengan sangat detail dan ilmiah bukti-bukti bahwa Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba’. Ada 40 bukti eksak yang dijelaskan. Salah satu bukti paling kuat dan belum bisa dibantah adalah ditemukannya surat dari Nabi Sulaiman bertuliskan “Bismilllahirrahmanirrahim” di atas sebuah plat emas di dalam kolam pemandian Ratu Saba’ (Ratu Boko) di daerah Sleman, Jawa Tengah  Untuk lebih memahami mari kita belajar sama 2 .. dengan klik  ht...

Sebuah Paradigma Baru Menuju PERUBAHAN Sikap

Setiap kegiatan harus selalu dimulai dari tujuan. Bila kita tidak punya tujuan yang jelas maka langkah kita tidak akan focus. Selain dari itu akan sangat sulit sekali bagi kita untuk mengevaluasi sampai sejauh mana tingkat keberhasilan yang telah kita capai. Juga seandainya kita tidak punya tujuan yang jelas berarti kita telah gagal dalam membuat planning/perencanaan. Bila hal itu terjadi berarti kita secara sadar sedang merencanakan satu kegagalan. Apa yang kita harapkan dari suatu tausiah atau ceramah agama? Mungkin diantara kita ada yang ingin menambah ilmu. Sehingga ia rela pergi kesana kemari menghabiskan banyak waktu hanya untuk menambah ilmu. Atau mungkin ada juga diantara kita yang ingin mendapatkan kesejukan hati, karena lagi dirundung masalah yang datangnya bertubi-tubi. Sehingga ketika mendengar informasi bahwa di daerah tertentu ada pengajian/tausiah yang sangat menyentuh dan menyejukkan hati tidak frontal maka pasti akan ...

Terjaga Dari Mimpi

Bukankah aku pernah bertanya akan semua ini... bukankah aku pernah mengira akan terjadi semua ini ??????? disebuah simpang jalan antar waktu yang senantiasa merubah setiap detak jantung dan denyut nadi kita... antara masa yang selalu menghadirkan pagi dengan mentari yang sama tapi dengan suasana hati yang berbeda. Dihari itu.. tak pernah terbersit untuk mealkukan semua ini, saat ituhanya terbersit sebuah hasrat untuk merengkuh suatu kebahagiaan denga apa yang ku lalui saat itu... tapi hari ini beda . Sebuah target kadang membuat aku semakin sesak terbebani , karena dalam diri ini ada sebuah kebebasan yang tidak pernah mau terkukung oleh intimidasi sang waktu.. tapi ini bukan realita . Apakah mimpi ini akan terus aku lalui tanpa aku membuka selimut ini untuk menghirup pagi realita.. tapi aku suka dengan mimpi ini.. Ketika ketakutan akan sebuah realita semakin menghantui .. apakah aku harus terhanyut akan buaian ayunan semua ini... jangan pernah menjawab pertanyaan in...