Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Rindu....

Malam ini.... Ku terduduk dalam remang Berusaha mendengarkan symponi Gemericik air dan semilir bayu Malam ini... Ku tengadah Menatap gelap angkasa Berhias kerlip untaian bintang Berderet,.... Semilir bayu... Lembut menyentuh.. Gelora merinding menghempaskan Tak ayal lamunan terbang Terbang menyusuri alam raya Mencari sosok ceria dibalik bilik Redup dengan pelita Menunggu sang pujangga Bersyair , membawa bunga kerinduan.. Malam ini... Aku rindu pada sayap kupu kupu Pada belaian lembut Hembusan nafas Harum wangi Rindu, Lembeh, 20 Desember 2016,  21.47 wita

Sudut Ruang Tanpa Bekas

Sudut ruang tanpa bekas Berbias ilusi asa yang hampa Meronakan sesak tanpa tangis Membentuk jiwa ciut tak bernyali Sumpah serapah bak buih di lautan Bersolek laksana penari genit Meliukkan syahwat mengundang birahi Menawarkan pesona mabuk mimpi Saat tangis jadi nyanyian tidur Saat lapar jadi tontonan berbuah senyum Hati hitam berlumur permata Keras mencekik demi singgasana Bertaburan pahlawan tanpa pedang Merangkul dada cium pantat Menebar fatwa pemuas syahwat Tak peduli hanya sampah tanpa guna Pertiwi merintih terinjak martabat Emas tegadai nafsu serakah Tinggal onani berkepanjangan Berharap kenikmatan semu Memilih terkubur tanpa nama Lebih elok daripada hidup dengan topeng Berani tegak berdiri sejajar kepala Untuk terus bersuara dalam sumbang Pertiwi tergadai, Ternate, 20 Desember 2016

Ini negeri kita

Gambar
Ada yang bilang negeriku adalah surga dunia Memang benar begitu kaya raya bak surga Tapi kenapa saudaraku menangis darah Menahan lapar sangat hingga sekarat Ada dongeng tentang negeri seribu niaga Semua berpesta tanpa habis saking kayanya Iya semua itu bukan dongeng belaka Tapi raja berpesta diatas genangan darah rakyatnya Ada sang perantau mencoba membandingkan Negeri elok ini dengan tenpatnya yang baru Begitu beda rasa dalam kecap mulut atau damai jiwa.. Iya memang benar itulah faktanya.. Sang perantaupun kembali pada pangkuan negeri Tapi segala yang didapat tinggalah buih cerita berbusa Tak mampu dia merubah negerinya Hanya ada gerutu malam bikin sesak nafas Semua berteriak saling menghujat Siapa lagi kalau bukan penguasa korban amarah Tidak salah semua kehendak Karena kerakusan tanpa keteladanan Negeri ini akan tenggelam  Sebuah peringatan begitu menyakitkan  Negeri kaya tenggelam oleh emas berlimpah Tanpa pernah berkilau badan, hanya pen...