Hadirmu Ya Ramadhan

Kau hadir laksana pelita
Penerang fana dalam gulita
Memberi sejuk penghapus dahaga
Menguatkan jiwa dan nilai rasa

Hadirmu dinanti ribuan mahluk
Dari sufi hingga pujangga
Terus memuja mabuk asmara
Rintih tangis curah pengharapan

Tak sedikit terseret nafsu
Berselimut iman teduh merayu
Pengibaratan musang bertampang domba
Tapi sentuhanmu menggugurkannya

Rindu ini semakin menggebu
Setelah tersadar akan rengkuhanmu
Membasahi kerongkongan dahaga kalbu
Semakin sadar akan makna badan tercipta

Kini kita bersua kembali
Dalam rahmat dan cinta kasih
Khaliq sang penggenggam jiwa
Penata hati, penggung hidup badan

Ramadhan penawar syahdu

Barelang, 06 Juni 2016

Komentar