Pesan Ibu pada Gadis Kecil

Siang yang penat disela sela padatnya kerja saat jam istirahat siang aku keluar dari area pabrik di kawasan jalan Gatot subroto arah ketapang Banyuwangi, aku keluar untuk mencari makan siang dan melepas lelah sedari pagi bergemuruh dengan proses produksi hasil perikanan, ku pacu motorku ke kawasan ketapang disana ada warung makan yang lumayan nyaman pas untuk istirahat siang, dekat dan menunya yang menggoda lidah.

Begitu nikmatnya menu makan siang, sembari otak atik laptop buka sosial media balas coment sahabat sahabat, saking asiknya aku kaget tatkala ada anak kecil perempuan membawa boneka boneka kecil, sambil tersenyum anak perempuan kecil itu menawarkan dagangan boneka kecilnya.

" Mas, beli boneka ya, murah murah, satu lima ribu saja, bagus bagus " anak itu menawarkan boneka bonekanya.

" tidak dek, coba tawarkan yang lain saja " jawabku lembut, jujur merasa terusik oleh kehadiran anak perempuan kecil itu.

" ayo beli mas, murah murah kok, ntar bisa buat adiknya, atau buat mainan ditaruh dimeja, atau mobil " anak itu terus menawarkan mainan bonekanya.

Merasa agak jengkel akupun berkata dengan nada sedikit aku naikkan, " aku lagi sibuk dan makan ini, tolong jangan diganggu de , ciba tawarkan ke yang lain, adek lihat kan aku lagi apa ? "

Anak kecil itupun pergi meninggalkanku dia keluar dari warung dan menawarkan ke orang orang yang sedang lalu lalang di area parkiran, hingga jam di tangan kananku menunjukkan pukul 12.45 , bentar lagi jam masuk kantor karena makanku sudah selesai, ku tutup laptop dan bergegas kekasir bayar semua yang aku pesan, kemudian balik ke kantor. Saat di parkiran aku bertemu lagi dengan gadis kecil itu, dia bergegas mendekatiku dan bisa ku tebak dia hendak menawarkan kembali boneka bonekanya.

"Mas sudah tidak sibuk lagi kan ? Beli boneka ya " gadis kecil itu dengan gigih terus berupaya menjual dagangannya, akhirnya dengan kesal bercampur kasihan, aku keluarkan uang lima ribu rupiah dan aku berikan kepadanya.

" ini mas kasih uang ya, buat adek, bonekanya dijual ke orang aja " sembari berlalu ku kasihkan uang tadi ke anak perempuan itu.

Uang itu dia terima tapi setelah itu dia berikan uang tersebut pada pengemis di area parkir itu, aku yang hendak keluar area parkir akhirnya menghentikan motorku dan kemudian menghampiri gadis kecil itu, dengan emosi dan jengkel aku bicara pada gadis kecil itu.

" kok uangnya dikasihkan ke pengemis, kan tadi mas kasih buat adek ? Aku bertanya padanya dengan nada kesal merasa tidak dihargai.

" maafkan aku mas, Pesan ibuku aku harus mendapatkan uang dari hasil jualan bonekaku, bukan pemberian karena kasihan yang tak ubahnya aku seperti pengemis " dia menjawab dengan tersenyum.

Tersentak aku mendengar jawaban gadis kecil itu, aku sadar akan kegigihan gadis itu dalam bekerja, tidak pantang menyerah, tidak hanya uang yang dia cari, tapi lebih dari sekedar uang dia juga bertanggung jawab dan menikmati pekerjaannya. Akhirnya aku beli semua boneka dagangannya bukan karena kasihan tapi karena kagum dan aku sadar dia telah memberi pelajaran yang sangat berarti buatku. Sambil menerima uang dariku diapun berlalu dengan ceria tak lupa menyampaikan terima kasih dia pergi meninggalkan aku yang masih termangu memikirkan pesan moral yang dia sampaikan.

Sahabat sahabat sekalian, banyak diantara kita yang bekerja hanya berfikir tentang uang dan uang, seberapa besar pendapatan yang kita dapat kadang tetap kurang, padahal jika kita lebih bertanggung jawab dengan pekerjaan kita entah seberapa besar pengaruh pekerjaan kita bagi alam ini pasti kita akan lebih mencintai pekerjaan kita, kita akan lebih bersyukur dengan apa yang kita dapat.

Sebuah pesan dari gadis kecil dengan bonekanya.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi

Awie

Komentar