Lelaki dalam timangan badai
Dia bekerja tak pernah berharap
Yang ia tau hanya sebuah perintah
Bukan dia tak punya prinsip
Tapi karena prinsipnya dia terus mengabdi
Berjalan dalam timangan badai
Berbekal doa orang orang tercinta
Dia buang jauh keluh kesah percuma
Sekali layar terkembang pantang ciut nyali
Ia bukanlah sang jago retorika
Bukan pula lihai membaca peta politik
Hanya hati, nalar untuk pertiwi senjatanya
Menerjang badai atlantik hingga politisasi intrik
Tak pernah dia bicara ideologi
Berusaha menjadikan diri manusia akal
Jalan hidupnya adalah pengabdian
Pengabdiannya adalah tugas terlaksana dg benar
Tak pernah ia meminta bintang dipundak
Dia hanya melaksanakan tugasnya dg benar
Dengan fisik, naluri, analisis kuat dan kecerdasan dalam tekanan.
Badai Tg. Flesko Sulut, 29 maret 2016
Awie
Komentar
Posting Komentar