Cemburu pada sang Burung laut
Tenang tanpa riak geloramu
Beda dengan kalbuku
Selalu riuh bergemuruh
Penuh rasa cemas dan debar gelisah
Entah laksana insan tanpa syukur
Saat mata memandang diatas samudera biru
Seluet burung laut saling bersenda gurau
Terbang penuh bebas tanpa belenggu
Mengisi masa demi masa penuh bermakna
Hanya terpaku, termangu penuh cemburu
Mengalir di derasnya arus gelombang
Membawaku menumpuk penuh rasa cemburu
Akan hakekat definisi kebebasan
Sang waktu berkonspirasi dengan ego emosional
Mencoba menumbangkan nalar
Tapi intuisi, khayal dan inovasi
Takkan pernah bisa dirantai cemburu.
Banggai laut, 26 Maret 2016
Awie
Komentar
Posting Komentar