Berjalan lurus seperti biasa atau penuh kejutan dan keberanian berbeda ?
Entah karena apa semalam mataku enggan sekali terpejam, mungkin karena terlalu sibuk memikirkan kamu yang disana sayang, atau hanya alibi pikiranku saja untuk mencoba mengelabuhi kegelisahan hati saat aku jauh dari rengkuhan hangatmu sayang. Ia kadang memang logika terlalu jaim kadang pula dia berlagak sok cerdas menghadapi problema bathin, problema klasik sih, iya memang klasik karena problema itu selalu menemani beberapa tahun ini saat raga jarang bercengkrama. Tapi percayalah logiku hanya berusaha menutupi ketegaran sang hati saat dia meneteskan air mata kecengengan saat jauh dari senyum candu darimu.
Tau nggak sayang ternyata dari semua itu ada pelajaran berharga yang aku dapat, walau kalo boleh jujur sih aku belum teralu yakin, memang pada raga dan logika keyakinan itu belum maksimal tapi kamu tau kan sayang kalo keyakinanku aku keberadaan Tuhanku selalu terpupuk alami sejak beragam masalah bertubi tubi mendera kita. Iya kita berdua nggak mungkin mudah melupakan semua itu.
Sebuah pelajaran yang ironis memang sayang, pelajaran yang datang saat logika berjuang melawan realita kesepian. Sebuah pelajaran yang patut kita bukukan kelak sayang iya kita dulu kan pernah bermimpi untuk menuliskan semua kisah tentang kita menjadi sebuah buku yang tentunya bisa menjadi inspirasi mereka setelah kita nanti. Mungkin kesibukanku berusaha mengabdi pada negara, dan kesibukanmu selalu belajar menjadi pendamping dan penyemangat masih mengalahkan cita cita kita menulis itu, tapi bukannya kita selalu yakin apa yang kita citakan terwujud.
Kembali ke pelajaran tadi sayang, saat aku berusaha mempelajari keadaan sekelilingku saat ini ada beberapa pelajaran yang bisa aku resume, iya banyak ternyata sayang, tapi adabhal menarik yang perlu aku ceritakan kepadamu sayang sebuah hasil analisa logika bahwa apa yang terjadi disini mungkin juga mewakili dialam ini, semua itu butuh lobi dan ada pertanyaan mendasar, mau berjalan sesuai alur yang ada atau mau membuat kejutan dengan keberanian, tentunya hasilnya pasti berbeda. Pertanyaan itu sudah aku jawab sekarang sayang saya memilih untuk berjalan dengan penuh kejutan, mungkin zigzag sayang atau kadang aku putar arah dengan keberanian yang selalu engkau bisikkan sayang, aku mengambil langkah kedua tentunya dengan caraku sayang, sekarang tinggal tunggu hasil dari meditasi logika dan keyakinan hati akan campur tangan dan kebesaran sang pemilik maya pada ini sayang.
Saya yakin lobi yang saya lakukan ini adalah lobi tingkat tinggi karena kepada penguasa alam ini sayang. Mari kita tunggu sayang, biar kata banyak logika akan tersenyum sinis penuh ejekan. Atau ada yang bilang " orang kok aneh aneh, mana bisa tidak sesuai pada
umumya ? " tapi tenang saja sayang, mudah bagi Allah sang penggenggam jiwa semua itu.
umumya ? " tapi tenang saja sayang, mudah bagi Allah sang penggenggam jiwa semua itu.
Cinta ini semakin bersemi sayang
Awi
Komentar
Posting Komentar