TRANSISI

Sebuah ikhtisar perjalanan menuju sebuah status............

Konspirasi di Tahun 2012

Tahun 2013 adalah tahun titik nadzir bagiku dimana tahun ini beragam realita hidup yang berbusana pahit hinggap datang silih berganti, penyebabnya berbagi faktor kadang aku sendiri bingung apa penyebab pasti dari semua itu, tapi sebagai manusia sudah sepantasnya mampu mengoreksi diri dengan perenungan panjang melibatkan kekuasaan sang penggenggam jiwa, akhirnya sedikit mampu membuka tabir penyebab semua ini terjadi, menerawang jauh di tahun sebelumnya berbagai hingar - bingar kemerlap mampu menyilaukan aku dan perjalananku sehingga aku terjerumus dalam nista yang aku nilai itu semua adalah keterpurukan , walau mungkin bagi yang lain itu semua adalah biasa dan wajar adanya.

Dimualai dengan konspirasi keinginan untuk merubah sebuah sistem yang bagiku sangat naif dan mementingkan sebuah warna tertentu dengan sebuah keegoisan untuk menjadi lebih dimengerti atau kalau tidak terlalu naif sebagai sebuah keinginan untuk dipandang dan dihormati, konspirasi itu terus bergelut dan bergemuruh hingga tak terasa setiap langkah dan pembicaraan hari - hari ditahun itu adalah upaya pengkultusan diri untuk terus mengambil posisi strategis, berbagai pertemuan dan pertemuan terus terjadi, disitu gelap sudah mana lawan dan mana kawan semua penuh dengan kepentingan dan dibayangi oleh beragam kekuatan yang saling ingin menerkam, keteguhan hati untuk konsisten waktu itu terus terpatri tapi entah apa yang mereka pikirkan, entah sama atau nggak tapi dengan pikiran positif aku menilai sama ( mungkin inilah kesalahan pertamaku ).

Konspirasi terus berjalan , kesepakatan demi kesepakatan terus dibuat akhirnya peristiwa besarpun terjadi dan semua berjalan sesuai kemungkinan dan selangkah lagi niat baik itu akan terwujud tapi tenyata prediksiitu salah, dengan bekal yang sangat minim aku harus menjalani semua itu, tanpa pernah memikirkn kemungkinan - kemungkinan buruk karena memang tidak pernah berfikir terlalu jauh tentang konspirasi - konspirasi lain yang terjadi di belakangnya,.. dari pertama diputuskan pun sudah terjadi gejolak hingga banyak berimbas pada salah langkah dan strategi hingga terus terjerumus dalam kerunyaman,.. seketika itu aku sadar bahwa salah langkah dan tak mungkin terus memperjuangkan karena takkan berimbas positif malah lebih menimbulkan masalah besar, akhirnya ku putuskan untuk diam dan tak bergeming dengan semua rongrongan yang terjadi walau aku sadar aku punya kekuatan untuk melawan tapi aku juga berfikir akan ada nilai tawar yang besar yang harus aku tebus demi kekuatan itu. dan disis lain aku tau sikapku ini akan berimbas pada keterpurukanku dan akan menyikat habis semua yang telah terintis selama ini, tapi tekadku diam sudah bulat, allah pasti punya rencana lebih besar.

Bersambung.....................

Komentar